- Advertisement -spot_img
HomeRecap AMARecap AMA Petani Online Indonesia Dengan Kommunitas

Recap AMA Petani Online Indonesia Dengan Kommunitas

Pada tanggal 30 juni 2021 pukul 21.00 WIB Di  Group Telegram Petani Online Indonesia, AMA Di Lakukan dengan Kommunitas Bapak Robby Jeo (Business Development Manager Kommunitas) sebagai narasumber dan Guz Fahlev dari Petani Online Indonesia sebagai moderator. 10 peserta AMA yang beruntung saat mengajukan pertanyaan di Twitter, Telegram dan Free Asking akan mendapatkan total hadiah $ 100.

Berikut ini adalah ringkasan pertanyaan dan jawaban AMA yang diumumkan oleh moderator dan narasumber:

Pembukaan :

Guz Fahlev : Sebelum saya memulai sesi yang pertama, bisa informasi sedikit , bagaimana latar belakang mas robby Dan bagaimana mas robby bisa bergabung di Project Kommunitas ini ?

Robby Jeo : ya. terimakasih mas Guz atas waktu dan kesempatan yang diberikan.

nama saya Robby. saya basicnya adalah pengusaha. Bidang bisnis saya yang utama adalah Otomotif.

Bergabung di Kommunitas, awalnya jg di kasih tau sama temen soal ada project Launchpad di Polygon, setelah itu coba pendekatan sama dev team nya, saya utarakan ketertarikan saya dan background saya.

kebetulan mereka juga mencari Business Development Manager. Jadi ya, cocok deh.

Guz Fahlev : Tapi untuk Kommunitas sendiri kira-kira dibentuk nya kapan mas robby?

Robby Jeo : saya ikut di grup telegramnya dari akhir Mei sih, dikasih tau sama temen yang ikutan airdrop. jadi, proyeknya masih sangat baru kalo menurut saya.

Guz Fahlev : Saya berharap proyek Kommunitas ini dapat bersaing dengan launchpad lainnya🥳🥳, Baiklah teman-teman , sesi AMA Petani Online Indonesia dengan Kommunitas kita mulai🥳🥳🥳🥳🥳

 

(Sessi 1 QNA)

Q1. Bisa mas robby jelaskan, Apa itu Project Kommunitas ?

Robby Jeo : Kommunitas adalah sebuah proyek tierless launchpad pada jaringan matic/polygon, kommunitas akan menjadi wadah bagi para developer baru yang ingin menjual token dengan mekanisme IDO.

Q2. Berapa banyak supply yang TERSEDIA untuk token $KOM? Dan mengapa memilih jaringan polygon untuk membangun proyek ini?

Robby Jeo : Total supply untuk token KOM berjumlah 40 milyar, kami membangun proyek pada jaringan polygon karena pada jaringan polygon, user di kenakan biaya gas yang rendah dan kecepatan yang sangat baik bila di bandingkan dengan jaringan Ethereum dan di karenakan jaringan polygon adalah jaringan L2 dari Ethereum yang membantu jaringan Ethereum mengatasi masalah skalabilitas, maka akan sangat mudah untuk pemakai jaringan Ethereum memindahkan asset nya ke jaringan polygon. sebagai informasi, untuk setiap transaksi di jaringan polygon / matic. fee nya hanya sekitar 0.0004 matic.

Guz Fahlev : Wah murah sekali ya 0.0004 matic tuh cuma sekian rupiah😂😂

Robby Jeo : ya om. nanti saya cari gambar / image ya. saya pernah dapat.

transaksi 9jt usd, fee nya hanya 5usd

Q3. Dimana kami dapat membeli token $KOM? Dan apakah Token $KOM telah siap di perdagangkan?

Robby Jeo : Token KOM dapat di beli di 2 exchange untuk sekarang, di Launchpad / IEO.

– Indoex Exchange (ronde 2) dengan harga $0.003 pada tanggal 1 Juli 2021 – 14 Juli 2021

– P2PB2B (ronde 1) dengan harga $0.003 pada tanggal 1 Juli 2021 – 14 Juli 2021

Token KOM akan siap di perdagangkan pada bulan agustus 2021, minimal di 2 centralized exchange tersebut yaitu IndoEx dan P2PB2B.

Dari team Kommunitas juga sedang melakukan pendekatan dengan beberapa exchange lainnya.

Q4. Apa keuntungan yang di berikan Kommunitas kepada para pemegang $KOM? Fitur apa saja yang nanti nya akan disediakan oleh Kommunitas untuk para pengguna?

Robby Jeo : Beberapa Keuntungan yang bisa didapat untuk para pemegang KOM antara lain :

– Staking reward. pemegang KOM yg mendepositkan token KOM dalam pool akan mendapatkan bunga tahunan yang menarik

– Governance Function / Voting.  Ketika pemegang KOM mengalokasikan KOM untuk deposit maka pemegang tersebut mendapatkan satu hak suara untuk mengikuti polling perkembangan kommunitas selanjutnya dan polling untuk memenangkan sebuah project yang akan di luncurkan pada platform kommunitas

– Garansi akan mendapatkan alokasi utk dapat membeli token baru dari project yang akan di luncurkan pada platform kommunitas.

Q5.  Hal apa yang Kommunitas coba pecahkan di era Blockchain yang Kian berkembang? Bisakah Anda membagikan roadmap Kommunitas? Apa Hal yang akan di realisasikan dalam waktu dekat ini?

Robby Jeo : Hal yang ingin di selesaikan Kommunitas adalah kesetaraan hak dimana para antusias crypto ingin mendapatkan/membeli token sebuah project baru dengan adil, kami melihat banyak antusias crypto yang ingin membeli token baru sesuai momentum tidak dapat mengikuti event tersebut, denga itu Kommunitas mengenalkan system tierless agar para pecinta crypto bisa mengikuti setiap event peluncuran proyek baru.

o Q1 2021: Membangun Tim. Studi kelayakan. Baris Kode Pertama. Merancang Tokenomic dan Whitepaper.

o Q2 2021: Audit Keamanan Kontrak Pintar/ Smart Contract. Penjualan Token secara Private Sale dan Public Sale. Meluncurkan Platform Kommunitas.

o Q3 2021: Listing di CoinMarketCap.com dan CoinGecko.com. Listing di Centralized Exchange dan Decentralized Exchange. Meluncurkan Program Staking dan Proyek Launchpad Pertama.

o Q4 2021: Meluncurkan Dompet KOM. Finalisasi UI/UX untuk Platform Kommunitas. Mengaktifkan Protokol Pemerintahan.

o Q1 2022: Menyelenggarakan Hackathon di Kontrak Pintar dan Platform. Penelitian tentang multi-rantai lintas-protokol / multi chain cross protocol

sekarang kita sedang ada di Q2 2021. dari road map tersebut, yang belum terealisasi hanya smart contract audit.

untuk bocoran kepada teman2, sekarang tim sedang audit di salah satu audit firm.

mungkin maximal 2-3hari kedepan sudah bisa kita bagikan hasil auditnya.

 

(Sessi 2 Pertanyaan Dari Twitter)

Q1 : @id_Qi86

After listing on the exchange, investors let go, causing the token’s usefulness and good infrastructure to perform poorly. The question is: How can you avoid early investors selling their tokens?

Robby Jeo : To avoid early investors in selling their token, we will enable Staking function within our own platform as well as with other platform. Currently we are in talk with UniFarm, an innovative farming solution where a bunch of projects come together to create a reward pool. With UniFarm, users can stake any one token and get multiple tokens as rewards.

Q2 : @jaki73364096

Memiliki penawaran launchpad di platform Anda adalah konsep yang menarik, tetapi apa yang membuatnya unik dari yang lain? Bagaimana tim akan mengevaluasi proyek yang akan dicantumkan di landasan peluncuran Anda?

Robby Jeo : Yang membuat Kommunitas unik dan berbeda dari platform Launchpad yang lain adalah system tier-less. Biasanya pada Launchpad – Launchpad yang lain, user wajib memiliki sejumlah minimal token (misalkan $3000), baru user boleh berpartisipasi dalam project yang baru launching. Namun di Kommunitas, user tidak perlu memiliki sejumlah minimal token. Masalah yang muncul pada platform Launchpad dengan system Tier biasanya adalah : Jika Tier terkecil wajib memiliki 3000 Token, maka kemungkinan kecil orang untuk memegang lebih dari 3000 token. Jika seseorang memiliki 3200 token, maka kemungkinan besar dia akan menjual 200 tokennya. Jadi di Kommunitas, setiap token akan di hargai dan dihitung untuk perolehan token yang akan launching.

Untuk pengevaluasian proyek baru, tim akan bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan sekuriti / audit firm sebelum meluncurkan proyek tersebut di Launchpad kami.

Q3 : @id_hana63

On the “Q3 2021” route, you will operate IDO, Staking. When exactly will it take place? What criteria must we have to participate in the project?

Robby Jeo : In the near future, we are going to enable / operate the Staking function first. This staking function will be on our own platform / website, as well as other partner platform, like UniFarm which has been mentioned earlier.

Then only we will let project to conduct IDO on our platform. For participating in IDO, user only need to stake KOM token and the allocation will be calculated from there.

Q4 : @dnggiaphong2

Sehubungan dengan layanan SafeSwap dan LaunchPad – salah satu kelemahan utama dari uniswap (dan ETH secara umum) adalah biaya gas yang tinggi, dan terkadang transaksi macet karena kemacetan jaringan. Apakah solusi Anda bertujuan untuk memecahkan/mengurangi masalah ini?

Robby Jeo : Iya, benar. Seperti yang kita tau, Polygon adalah layer ke 2 dari Ethereum. Tujuan dari di bentuknya jaringan polygon adalah untuk mengatasi masalah biaya gas yang tinggi dan kecepatan transaksi yang kurang memadai pada Ethereum.

Oleh sebab itu, Kommunitas di bentuk di jaringan Polygon. Kami percaya, segala pengembangan baru pada jaringan Polygon akan berdampak positif pada ekosistem blockchain.

Sebagai contoh saja pada gambar yang tadi saya kirimkan, transaksi 9 juta usd pada jaringan polygon / matic, hanya membutuhkan biaya gas fee kurang dari $5.

 

(Sessi 3 Free Asking)

Q1 From : @smokeweed75

Bisakah Anda membagikan model pendapatan proyek Anda? Apakah ada strategi buy back/burning seperti bulanan/harian dari profit yang Anda hasilkan?

Robby Jeo : Revenue Model / model pendapatan dari Kommunitas adalah :

  1. Launchpad, dari proyek yang akan launching di Kommunitas, kami akan mengenakan biaya / success fee.
  2. Partnership Fee. Kami akan bekerja sama dengan banyak institusi, seperti centralized exchange, audit firm. Dan dari proyek yang akan launching di Kommunitas tersebut kami bisa mendapatkan keuntungan dari fee tersebut.
  3. Bridging / Swapping fee.

Karena kedepannya KOM akan ada / tersedia di DEX, maka dari sana kami akan mengenakan sedikit fee.dari situ lah nantinya akan digunakan untuk buy back / membeli kembali token KOM yang akan di burn.

Q2 Dari : @MOhameD21a

Token burning is beneficial to any project because it can control the number of tokens in circulation and provide investors with greater incentives. Does your great project have a plan for token burning?

Robby Jeo : Yes, we have planned for token burning, but it is not Now.many projects, especially meme token nowadays, minted 1 Billion token and burnt 50% of the total supply the next day.for us, this doesnt make any sense.whereas, for KOM, we are going to buy back the KOM from the fees that we gathered in the swapping or bridging platform.

Q3 Dari : @uhjnnhv

Many projects, on a daily basis promise great utilities and functionalities but they end up throwing, the carpet days after the presale, how do you really know, that your project will not throw the carpet???,”

-What guarantee do investors have???,”

Robby Jeo : we have completed our pre sale or private sale round from 1st June until 15th June.

As you can see in the website, we promised only 2 centralized exchanges as we were not doing so well in the presale / private sale.

But our team is now in talk with the 3rd and 4th centralized exchange.

So, I can say that we are not only keeping our promise, but we deliver more than what we promised.

many projects come out and do private sale, and then they put small amount of liquidity in the decentralized exchange.

This is the simplest and easiest way.

Different from Centralized Exchange, where we should provide complete information and pay some amount of money for token listings.

So, by entering the CEXs, or centralized exchanges, I can say that this is the guarantee for our early supporter / investors.

Q4 Dari : @Lucas310

👉Almost 95.% investors have just focused on price of token in short term instead of understanding the real value of the project. Can you tell us on motivations and benefits for investors to hold your token in long term?

Robby Jeo : There is only 1 way to earn big money in cryptocurrency, which is to HODL.

if we trade on daily basis, not only we will lose money, we are also going to lose our self esteem, and slowly we will not believe in cryptocurrency.

Take BNB as example, many people purchase BNB when it was $10 or $20, and sold the token when it was $30 or $40, feeling happy that they earn 2-4x of their investment.

Whereas for the one who hold, they can see their portfolio grow by almost 20-30x.

BNB is our benchmark. we want to make a 2nd tier launchpad like BNB.

Q5 Dari :

How can users stay updated with this project? Are there channels, including local communities where users can get the latest updates??

Robby Jeo : Guz Fahlev | https://www.linkedin.com/in/guz-fahlev-bba36b193:

Robby Jeo || will never DM you first!:

For updates about Kommunitas, you can join our telegram channel : t.me/kommunitas_ann

we have also a full list of other speaking telegram group which can be found here : https://linktr.ee/kommunitas

Guz Fahlev :

Baiklah!

Sesi AMA Petani Online Indonesia dengan Kommunitas telah berakhir.

Terima kasih kepada Mas Robby Jeo @robby678 yang telah bergabung dengan kami dan memberi kami tentang Kommunitas, kami berharap pengetahuan ini membuat kami lebih memahami tentang Kommunitas.

Kepada para anggota, terima kasih telah mengikuti acara ini sampai akhir.

pemenang akan segera diumumkan

Untuk informasi lebih lanjut, tetap hubungi kami di:

🌍 Situs web: https://www.kommunitas.net/

🐦 Twitter : https://twitter.com/Kommunitas1

📱 Telegram : https://t.me/kommunitas

Https://t.me/kommunitas_id

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

- Advertisment -spot_img

Recent Comments